Startup insurtech kesehatan, Rey mengumumkan pendanaan baru sebesar US$ 4,2 juta atau senilai Rp63,1 miliar. Seri pendanaan dipimpin oleh Trans-Pacific Technology Fund (TPTF), Genesia Ventures, dan PT Reycom Document Solusi (RDS). TPTF merupakan investor pre-seed Rey Assurance, yang kala itu terlibat dalam pendanaan senilai US$1 juta (sekitar Rp14,2 miliar).

CEO dan Co-Founder Rey Evan Wijaya Tanotogono mengatakan bahwa pendanaan baru ini digunakan untuk memperbaiki beberapa hal untuk membuat standar baru di industri asuransi kesehatan. Platform ini tidak hanya menyediakan produk rawat jalan dan rawat inap. Rey menyediakan fitur healthcare mulai dari chat dokter online, penebusan resep online, dan pembuatan janji dengan dokter offline (tatap muka).

Bersamaan dengan perolehan investasi ini, Rey Assurance juga mengumumkan telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk produk rawat jalan dan rawat inap. Produk bernama ReyCard ini menawarkan sejumlah layanan, antara lain:

  • Personalisasi layanan dengan tingkat kebutuhan yang dapat disesuaikan
  • Pengajuan klaim cashless
  • Menyederhanakan proses di semua penyedia layanan kesehatan
  • Menggunakan RayCard di mesin EDC bertanda GPN
  • Bisa digunakan di luar jaringan rumah sakit rekanan

“Tidak seperti kebanyakan perusahaan asuransi lama, Rey memprioritaskan produk rawat jalan yang terjangkau dan painless, dilengkapi dengan produk rawat inap terbaik yang semuanya menghadirkan fitur perawatan dan kesehatan yang fokus pada pengalaman ke dalam solusi kesehatan end-to-end,” kata CEO dan Co-Founder Rey Evan Tanotogono dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (06/07).

Selain menawarkan produk Reycard, Rey Insurtech juga memiliki sejumlah produk yang terintegrasi dalam satu platform, yaitu:

  • Pemeriksaan gejala mandiri berbasis artificial intelligence
  • Telekonsultasi dengan dokter
  • Pemesanan dan pengiriman obat
  • Fitur kebugaran

Selain itu, Evan juga akan mengupayakan agar pembayaran klaim bisa dilakukan dengan lancar.

“Proses klaim sepenuhnya dilakukan tanpa kertas (paperless) untuk rawat inap dan rawat jalan. Kemudian, proses klaim dapat dilakukan hanya dengan mengunggah foto dokumen medis yang diperlukan melalui aplikasi Rey,” pungkasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s