APARI selalu mengadakan podcast dengan tema-tema yang menarik. Kali ini, podcast episode 10 mengambil tema “Unit Link, Quo Vadis?” Podcast yang diadakan pada Kamis (27/01) dan disiarkan secara live streaming melalui Channel Youtube diwarnai serbuan spam komentar negatif.

Komentar tersebut mulai muncul pada saat Patricia Rolla Bawata, seorang agen dan praktisi unit link menyampaikan materi mengenai perbedaan asuransi tradisional dan unit link.

Banyak korban

Dari seluruh isi kolom komentar, sebagian besar komentar berisi keluhan dari netizen yang merasa sebagai korban unit link.

“Hapuskan unitlink, dengarkan para korban. Negara mana?? OJK mana?” tulis Maria Trihartati menutupi para peserta yang melakukan absensi di kolom chat.

​Beberapa orang merasa terjebak oleh asuransi yang memasarkan unitlink lewat bank.
“Saya mendapat Produk AIA ini diarahkan lewat Bank Cimb Niaga. Niat deposito diarahkan ke unitlink dikemas tabungan dan investasi. Pembohongan publik. Biaya tidak disebutkan. Ditanya hanya 15.000-50000,” cerita Sony Tjipto Harjono. Sony menambahkan “​Malu dong Cimb Niaga Jual produk yang merugikan nasabahnya sendiri. Menjerumuskan nasabahnya sendiri. Saya diarahkan AIA di bank niaga podomoro arcade central Park dong. Mewah” tapi menjebak nasabah”

“sya korban asuransi aia awal sy dtg ke bca u menabung bukan untuk imut asuransi..malah sy dijebak masuk unitlink”, tulis Ribkah Dinta.

“​apa unit link agen nya yg jualnya salah ke kita korban.. nasabah Dateng ke Bank BCA mau nabung malah di arahin ke AIA katanya tabungan jangka panjang.ya kita mah percaya aja namanya juga sama bank BCA,” kata indrysusilolbj 99.

“kami cuma meminta hak kami uang kami yang terjebak di bca. di debet bca… haruskan kami akan bersuara terus untuk memperjuangkan hak kami”, tulis Wisata Kuliner.

Agen mis-selling

Peserta juga mengeluhkan terkait kualitas agen asuransi yang memasarkan unitlink.

“​agen ya aja banyakan tamatan SD, SMP, SMA, di trening 1sampai 3 hari sudah di suruh mencari nasabah kelapangan”, seru Fransanjas Sianturi dalam kolom komentar.

Rodisa Simarmata dalam komentarnya merasa dibohongi oleh agen. “agen menawarkan tabungan,bukan asuransi”, tulisnya. “Agen tak jelaskan unitlink dan biayanya”, tulis Maria.

“Agen di latih untuk menipu, supaya banyak dapat nasabah”, tulis Rosmalinda.

Keluhan ke OJK

Korban unitlink mengeluhkan respon OJK dalam menghadapi berbagai keluhan nasabah.

Puka Aja dalam kolom chat menulis, “kenapa baru sekarang UNITLINK di ributkan sesudah merugikan banyak nasabah,dari dl kemana OJK??? kl tidak bisa mengawasi apa gunanya OJK”

“OJK bantu nasabah jangan memihak k asuransi”, tulis Junita Simatupang.

“OTORITAS JASA KEUANGAN , Otoritas Jasa Keuangan sesungguhnya TAHU fakta atau realita yg ada di lapangan dan semua kesalahan dan bentuk penyesatan yg terjadi pun sudah masuk sebagai aduan nasabah”, seru Edu Purwanto.

Gambar: Channel Youtube APARI Podcast

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s