Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong lembaga jasa keuangan (LJK) agar mengembangkan produk dan layanan berbasis digital yang memberikan layanan yang cepat dan terjangkau.

Deputy Commissioner of International and Research OJK Hermawan Sasongko menyampaikan bahwa perubahan perilaku dan kebiasaan masyarakat mendorong perkembangan startup seperti healthtech, agritech, edutech, termasuk fintech. Sektor itu menjadi pembeda dengan mendorong digitalisasi dalam rangka berbisnis, memproduksi, dan mendistribusikan barang serta jasa khususnya untuk generasi muda.

“Apalagi saat ini, konsumen berharap dapat mengakses semua jenis layanan keuangan dan kenyamanan menggunakan perangkat pintar, dengan layanan yang cepat, dan harga yang terjangkau,” kata Hermawan pada acara Fintech Research Symposium 2021, akhir pekan lalu.

OJK mendukung penggunaan teknologi digital di jasa keuangan dalam produk dan layanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperkuat persaingan di industri. OJK juga memberikan kemudahan akses bagi segmen unbankable dan pengusaha UKM ke berbagai produk dan layanan keuangan digital.

Tidak hanya itu, OJK juga sudah meluncurkan roadmap dan kebijakan untuk mendukung digitalisasi di sektor jasa keuangan. Pertama adalah Master Plan Sektor Jasa Keuangan 2021-2025 dengan fokus pada akselerasi transformasi digital. Kedua adalah The Digital Innovation Action Plan 2020-2024 untuk menciptakan industri jasa keuangan yang berdaya saing dan tangguh di masa mendatang.

“Di sektor perbankan, OJK mengeluarkan aturan untuk memberikan ruang bagi bank digital masuk ke dalam ekosistem digital dan mengembangkan produk dan layanan bank berbasis digital. Saat ini OJK juga sedang mengembangkan hal-hal kebijakan untuk mendukung industri asuransi untuk bergerak maju dan bersinergi dengan lembaga keuangan lainnya melalui sistem pemasaran asuransi berbasis digital atau yang biasa disebut insurtech,” jelas Hermawan.

Hermawan mengungkapkan, pandemi Covid-19 telah berlangsung selama hampir dua tahun dengan dampak dan hambatan besar dalam setiap aspek kehidupan kita, terutama ekonomi finansial dan mobilitas masyarakat. Hadirnya teknologi memberikan banyak manfaat khususnya percepatan kegiatan ekonomi dan bisnis, serta pertukaran informasi dunia di dalam negeri dan lintas negara.

“OJK sebagai badan pengawasan terpadu mengatur dan mengawasi bank, pasar modal, dan lembaga non bank, serta melindungi konsumen industri jasa keuangan. Tugas OJK itu menjadi penting untuk menjaga stabilitas di tengah berbagai irisan sektor jasa keuangan akibat digitalisasi,” pungkasnya.

Gambar: Kontan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s