Dikutip dari id.techinasia.com, berikut ini adalah tujuh unicorn di Indonesia di tahun 2021 yang diurutkan berdasarkan besar valuasi.

PerusahaanEstimasi ValuasiWaktu yang Dibutuhkan untuk Menjadi UnikornInvestor
GotoUS$18 miliarGojek 7 tahun (2010-2017), Tokopedia 8 tahun (2009 – 2017)Ailibaba, Softbank Vision Fund, Capital Group, VISA, Facebook, Google, JD.Com, Temasek, Tencent, dsb
BukalapakUS$7.5 miliar8 tahun (2010 – 2018)Publik,Kreatif Media Karya (Emtek), API (Hong Kong) Investment, GIC Singapura, Achmad Zaky, Fajrin Rasyid, dsb
TravelokaUS$3 miliar5 tahun (2012- 2017)Global Founders Capital, East Ventures, Expedia Inc, dsb
OVOUS$2,9 miliar2 tahun (2017 – 2019)Grab, Tokopedia, Tokyo Century Corporation, dsb
J&T ExpressUS$7.8 miliar6 tahun (2015-2021)Hillhouse Capital Management, Boyu Capital, Sequoia Capital China, dsb
XenditUS$1 miliar7 tahun (2014- 2021)Accel, Y Combinator, Amasia, dsb
AjaibUS$1 miliar2.5 tahun (2018 – 2021)Softbank Ventures Asia, Alpha JWC Ventures, Insignia Ventures Partners, dsb

Tidak ada InsurTech dalam daftar unicorn di Indonesia. Meski demikian, Sebagian besar dari mereka memasarkan produk asuransi dalam platformnya.

Tokopedia memasarkan produk asuransi pada hampir seluruh produk kategori mereka, baik gadget, elektronik, fashion, maupun tiket perjalanan yang kebanyakan diprovide oleh Fuse.

Gojek pun tidak mau kalah. Dalam kategori gosure, Gojek memasarkan asuransi jiwa dan kesehatan, asuransi perjalanan kereta dan pesawat, bahkan termasuk asuransi mobil, motor, gadget, game console, dan juga furniture yang diprovide oleh PasarPolis.

Disupport oleh Axinan, Bukalapak turut menyediakan asuransi pengiriman, elektronik, barang, dan asuransi retur. PasarPolis juga terlibat dalam penjualan asuransi Motor dan Mudik.

Traveloka terang-terangan memiliki kanal Protect yang memiliki produk asuransi yang sangat lengkap, mulai dari life, health, cancer, car, motor, home protection, dan tentunya produk andalan mereka yaitu travel insurance dan on time protection.

Ovo memiliki menu Ovo Proteksi yang menyediakan berbagai macam produk asuransi, mulai dari asuransi cancer dan penyakit kritis dari Prudential, asuransi mobil dan motor dari Simas Insurtech, serta proteksi layar gadget dan asuransi sepeda dari Qoala.

Lantas, kapan InsurTech akan masuk ke daftar unicorn di atas?

Sumber tabel: id.techninasia.com

Gambar: jatengpos.co.id

3 thoughts on “Daftar Unikorn di Indonesia 2021: Adakah InsurTech?

  1. The root of your writing while sounding agreeable at first, did not work well with me after some time. Somewhere throughout the sentences you actually were able to make me a believer but just for a very short while. I nevertheless have a problem with your jumps in logic and you would do well to fill in all those breaks. If you can accomplish that, I could undoubtedly end up being fascinated.

    Like

  2. This is the correct blog for anybody who needs to seek out out about this topic. You notice a lot its almost exhausting to argue with you (not that I actually would want匟aHa). You positively put a new spin on a subject thats been written about for years. Nice stuff, just nice!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s