Dalam dunia bisnis yang sangat kompetitif, kemampuan perusahaan dalam membaca dan menggunakan data menjadi sangat penting. Pengambilan keputusan bisnis bergantung pada keakuratan analisa data untuk mendorong keputusan bisnis. Semakin cepat perusahaan membuat keputusan bisnis yang tepat, semakin kompetitif mereka dan semakin baik keuntungan yang akan mereka peroleh.

Saat ini, bisnis ritel atau e-commerce mengumpulkan dan menyimpan sejumlah besar data yang melacak item yang Anda telusuri atau Anda beli. Mereka mencatat halaman yang Anda kunjungi di situs mereka, kategori tempat Anda membeli produk, kebiasaan berbelanja, dan masih banyak lagi. Bisnis terus berjuang untuk menggunakan data mereka dengan cara yang bermakna dan produktif, yang mempengaruhi kemampuan mereka untuk bertindak.

Bisnis ritel harus dapat menggunakan data dan informasi dalam jumlah besar sedemikian rupa sehingga berdampak pada bisnis, termasuk:

  • Melacak inventaris
  • Mengidentifikasi kebiasaan pembelian
  • Mendeteksi tren dan pola pengguna
  • Merekomendasikan pembelian
  • Menentukan optimasi harga
  • Mengidentifikasi dan menghentikan penipuan

Selain itu, Anda mungkin mencari pola penjualan harian atau bulanan. Segmen data umum yang mungkin ingin Anda periksa mencakup hari-ke-hari, minggu-ke-minggu, dan bulan-ke-bulan sehingga Anda dapat membandingkan bagaimana penjualan telah terjadi pada minggu yang sama tahun lalu.

Seorang data analyst membantu bisnis untuk melakukan hal-hal di atas, sehingga membantu bisnis dalam menemukan wawasan dan mengungkap nilai tersembunyi dalam kumpulan data melalui sebuah story telling. Saat Anda membaca story tersebut, Anda akan belajar cara menggunakan dan menerapkan ketrampilan analitis untuk melampaui suatu laporan dan membantu mempengaruhi organisasi dengan story yang dihasilkan dan mendorong budaya data dalam organisasi.

Bagaimana dengan industri asuransi? Untuk memenuhi kebutuhan calon tertanggung, perusahaan asuransi mulai mengumpulkan banyak data terkait kebutuhan calon tertanggung. Namun, pergerakan dalam monetisasi aset cukup lambat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dibuatlah model untuk memperoleh nilai dari data dan analytic sebab saat ini customer dari asuransi berinteraksi secara online baik untuk membandingkan produk yang dimiliki, pembelian serta volume data yang tersedia.

Selain itu, perusahaan asuransi juga berusaha untuk mengubah hubungan dengan calon tertanggung atau customer dengan memonitor dan visualisasi secara real time. Dengan persetujuan customer, perusahaan asuransi dapat memantau kebiasaan customer sehingga perusahaan dapat menggunakan data untuk mengurangi risiko seperti pada asuransi mobil, sehingga perusahaan dapat memantau bagaimana perilaku customer saat berkendara.

Sebagaimana bisnis ritel, data analyst dapat membantu divisi product development untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai apa yang paling dibutuhkan pelanggan. Mereka bisa membuat story mengenai apa pain points mereka, jenis asuransi apa yang paling banyak diminati, dan sejauh mana limit maksimum calon tertanggung dalam mengeluarkan uang dalam membeli asuransi.

Dalam pembahasan selanjutnya, kami akan mengungkapkan berbagai kompoten analitik dari suatu data analyst. (ABP)

Gambar: istimewa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s