Di dunia startup asuransi Amerika dan Eropa, Internet of Things (IoT) kini mulai dibicarakan secara lebih serius. Apa itu Internet of Things (IoT)? Apa manfaatnya bagi Asuransi? Mari kita bahas di sini.

Internet of Things adalah suatu deskripsi dari jaringan fisik atau ”things” yang dipasang dengan menggunakan sensor, software dan juga teknologi lain dengan tujuan agar bisa terhubung dan menukarkan data antar divisi dan sistem lain yang menggunakan internet.

Pada intinya IoT mempunyai pengertian bahwa Internet telah berintegrasi ke komputer kita, ponsel, dan peralatan elektronik lainnya, dan mulai hidup di benda-benda sekitar kita, dari lemari es, termos, kursi, meja, lampu lalu lintas, lampu belajar, dan masih banyak benda yang dimungkinkan untuk ‘ditanami’ internet.

Internet of Things mampu menghubungkan seluruh device yang berbeda dengan cara menambahkan sensor dan kecerdasan digital, sehingga akan memungkinkan pengguna untuk melakukan komunikasi secara real-time tanpa harus melibatkan campur tangan manusia.

Dikutip dari accurate.id, saat ini, sudah ada lebih dari 7 miliar device yang sudah terhubung dengan Internet of Things, dan para ahli memperkirakan di tahun 2025 jumlahnya akan berkembang menjadi 22 miliar.

Manfaat IoT bagi Bisnis

Manfaat yang bisa didapatkan oleh perusahaan jika menggunakan Internet of Things adalah sebagai berikut:

  • Memperoleh insight berbasis data dari data Internet of Things agar bisa membantu mengelola bisnis secara baik.
  • Meningkatkan produktivitas dan juga efisiensi operasi bisnis
  • Membuat model bisnis dan juga pemasukan baru
  • Menghubungkan dunia bisnis fisik ke dunia digital secara mudah agar mampu mendorong waktu secara cepat menjadi nilai yang berharga.

Manfaat IoT dalam Industri Asuransi

Di dunia yang sudah saling terhubung seperti saat ini, sistem digital mampu memantau, merekam, memonitoring, dan juga menyesuaikan seluruh interaksi antar berbagai hal yang terhubung. Dunia fisik bisa bertemu dan bekerjasama dengan sistem dunia digital.

Dengan adanya komputasi berbiaya rendah, cloud, big data, analytic, dan teknologi seluler, maka semua device bisa berbagi dan juga mengumpulkan data. Di sinilah asuransi memainkan perannya dalam melakukan proses aktuaris, underwriting dan menetapkan premi hingga ke level individu. Underwriter dapat menetapkan premi individual berdasarkan data yang diterima dari IoT.

Dunia INSoT akan menghadirkan generasi proteksi berikutnya. Ini akan menjadi dunia di mana sensor, real-time big data, dan analitik canggih berpadu dengan profil pemegang polis untuk menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam dan holistik tentang pelanggan, lingkungan, dan risiko yang membutuhkan perlindungan. Tingkat pemahaman dan interkonektivitas yang lebih dalam ini pada gilirannya akan mendukung penyampaian perlindungan dan mitigasi risiko yang lebih luas, baik dalam bentuk produk asuransi baru, pencegahan kerugian, atau dukungan recovery.

3 thoughts on “Apa itu Internet of Things (IoT)?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s